PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO

Daftar Isi [Tampilkan]

PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO - Hallo sahabat BlackandGold, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel TentangHobi Kegemaran, Artikel TentangPembelajaran, Artikel TentangPengetahuan Umum, Artikel TentangPenjaskes, yang kami tulis ini dapat anda dipahami. baiklah, selamat membaca.



#: PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO
#: PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO

Baca juga

PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO

Visiuniversal----Balogo merupakan salah satu jenis permainan tradisional yang populer sejak 1980-an di daerah Kalimantan, terutama banua lima kalimantan Selatan. Balogo sendiri diambil dari kata "logo" yaitu permainan dengan bermain menggunakan alat logo yang bisa dimainkan oleh seluruh kalangan, dari anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan mereka yang sudah berumur lanjut usia. 

Logo sendiri terbuat dari bahan tempurung kelapa dengan ukuran garis tengah sekitar 5-7 cm dan tebal antara 1-2 cm dan kebanyakan dibuat berlapis dua yang direkatkan dengan bahan aspal atau dempul supaya berat dan kuat. Bentuk alat logo ini bermacam-macam, ada yang berbentuk bidawang (bulus), biuku (penyu), segitiga, bentuk layang-layang, daun dan bundar. bahan sekarang logo telah mempunyai desain yang menarik dengan ukiran dan motif lukisan yang beraneka ragam. 

Dalam permainannya harus dibantu dengan sebuah alat yang disebut panapak atau kadang-kadang di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan campa, yakni stik atau alat pemukul yang panjangnya sekitar 40 cm dengan lebar 2 cm. Fungsi panapak atau campa ini adalah untuk mendorong logo agar bisa meluncur dan merobohkan logo pihak lawan yang dipasang saat bermain. Permainan Balogo ini biasanya bisa dilakukan satu lawan satu atau secara beregu (team balogo).

Nah berikut ini admin visiuniversal akan menguraikan sedikit aturan atau tata cara pertandingan balogo yang sering dilaksanakan dalam berbagai even lomba-lomba olahraga tradisional, khususnya di Di daerah Kalimantan Selatan.

olahraga tradisional, balogo, permainan rakyat, olahraga masyarakat
Memulai tembakan balogo di garis start


PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO

1. Pemain atau peserta Lomba Balogo
  • Pemain atau peserta lomba belogo adalah peserta yang memiliki syarat baik orang dewasa maupun anak-anak yang telah mampu memainkan logo. 
  • Peserta pemain lomba balogi maksimal terdiri dari 4 grup dari masing-masing kontingen atau lembaga yang mengutus Tim Lomba Balogo.
Pemain atau peserta Lomba Balogo


2. Bahan Logo
  • Logo yang akan dipakai dalam pertandingan harus terbuat dari batok kelapa (tempurung) murni sebagai lapisan dasar/bawah, sedangkan untuk lapisan atas logo bebas.
  • Ukuran logo berdiameter panjang/lebar 10 cm.
  • Bentuk logo bebas
  • Pemukul logo/campa terbuat dari bambu (paring) dengan ukuran serta bentuknya (ukiran, Aksesoris) sesuai dengan keinginan pemain.


3. Cara Bermain/Sistem Permainan
  • Peserta lomba balogo dalam 1 (satu) regu terdiri dari 3 (tiga) orang pemain, pemain boleh putra dan putri atau campuran putra putri dalam satu regu.
  • Pada saat lomba atau permainan berlangsung, peserta permain yang sudah ditentukan dalam satu regu tidak boleh digantikan dengan pemain yang lainnya.
  • Pada saat bermain, masing-masing regu (naik/pasang) sebanyak dua kali putaran secara bergantian. 
  • Setiap kali membidik sasaran (buah), logo pasang (target sasaran atau anak logo) harus dilakukan secara tuntas oleh pemain yang bersangkutan dan secara bergiliran sesuai kesepakatan regu masing-masing. Setelah start buah, posisi logo sewaktu membidik tidak boleh digeser atau diangkat, harus tetap berada dalam posisi atau tempat semula, logo hanya boleh diputar sewaktu mengarahkan bidikan ke logo pasang (target sasaran/anak logo).
  • Logo dinyatakan mati/out apabila menyentuh garis pembatas.
  • Logo dinyatakan mati/out apabila pada waktu start, membidik (buah), logo tersebut mengenai logo teman satu regu, maka logo yang dinyatakan mati atau keluar adalah logo yang terkena dan tersentuh.
  • Selama proses permainan berlangsung, logo tidak diperbolehkan untuk diganti, kecuali rusak (pecah, patah, atau lapisan logo terlepas), dan pergantian ini pun harus mendapat izin atau persetujuan dari juri pertandingan.
  • Pemenang ditentukan dari besarnya jumlah poin/nilai yang diperoleh masing-masing regu selama dua kali putaran.
  • Apabila ada kesamaan jumlah nilai atau poin, maka ditentukan dengan adu Finalti (betembak) denga jarak tembak bebas 6 (enam) meter.
  • Sistem pertandingan atau lomba menggunakan sistem setengah kompetensi.


4. Cara Penilaian (Nilai/Poin)
  • Setiap logo pasang (logo yang menjadi target) anak logo terdiri dari tiga buah, masing-masing logo pasang (logo target sasaran atau anak logo) bernilai satu poin.
  • Logo dinyatakan mendapat poin nilai apabila logo yang dipasang (logo target sasaran atau anak logo) yang dibidik dan ditembak jatuh, roboh atau tumbang.
  • Apabila terjadi cabang (kena sekali dua), logo pasang (logo target) di depan (logo 1) Nilainya dua, logo pasang (logo 2)  ditengah nilainya tiga, logo yang dipasang paling belakang (logo 3)   Nilainya empat.
  • Apabila semua logo pasang (logo target sasaran/anak logo yang dibidik/ ditembak telah jatuh, roboh, tumbang, maka memperoleh bonus nilai/poin sesuai dengan jumlah logo yang masih hidup, setiap logo yang masih hidup bonus nilai atau poinnya masing-masing satu poin.


5. Lapangan Tempat Pertandingan
  • Panjang lapangan secara keseluruhan 35 meter, dengan lebar lapangan 3 meter.
  • Jarak dari garis start ke logo pasang (logo target sasaran/anak logo) dari logo satu paling depan 23 meter, jarak logo pasang (logo target sasaran/anak logo) dari logo kedua dan logo posisi ke tiga masing-masing berjarak tiga meter.
  • Jarak batas/ garis mati (out) di depan logo pasang (logo target sasaran/anak logo satu dan jarak batas/garis mati (out) di belakang logo pasang (logo target/anak logo tiga masing-masing berjarak 3 meter.



6. Pakaian (kostum) Peserta lomba

Biasanya untuk pertandingan tradional dalam loba balogo, untuk pemain laki-laki memakai pakaian daerah yang dilengkapi sarung dan peci, sedangkan untuk peserta perempuan pakaiannya daerah menyesuaikan, rapi dan sopan. Untuk olahraga yang dilombakan antar instansi atau lembaga sering menggunakan pakaian olahraga.

Pakaian olahraga Lomba Balogo

7. Ketentuan Tambahan

Untuk ketentuan lain seperti kesepakatan bersama dan hal-hal yang belum jelas dan tidak tercantum yang menyangkut masalah peraturan dan tata tertip lomba akan diatur pada saat teknikal meeting.


Demikianlah cara melakukan lomba pertandingan dan ketentuan lomba olahraga tradisional Balogo, mohon diberikan masukan jika ada kesalahan dan kekurangan dalam uraian naskah di atas, salah kurangnya kami mohon maaf, semoga bermanfaat. terimakasih.

Sumber
Buku peraturan Lomba Balogo dalam Rangka Hari Aksara Internasional tahun 2018.

Foto-foto : Koleksi Peribadi


Demikianlah Artikel PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO

Sekianlah artikel PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.Jika berkenan Mungkin Kalian Dapat Membagikan Postingan Kami 😊


Anda sekarang membaca artikel PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA OLAH RAGA TRADISIONAL BALOGO dengan alamat link https://www.bleedblackandgold.com/2018/12/peraturan-dan-ketentuan-lomba-olah-raga.html
Lebih baru Lebih lama